Kekurangan Tenaga Kerja Berpendidikan
Branderburg Tor
Branderburg Tor Gerbang Brandenburg (Brandenburg Tor) adalah salah satu landmark paling terkenal di Eropa. Terletak di barat Berlin Center, Gerbang Brandenburg diresmikan oleh Raja Fredrick William II dan dibangun antara tahun 1788-1791 oleh Carl Gotthard Langhans. Landmark ini menjadi simbol dari berbagai rezim sepanjang sejarahnya Readmore...
Reichstag
Reichstag adalah gedung parlemen Jerman yang letaknya di sebelah gerbang Brandenburg. Gedung ini selesai dibangun pada tahun 1894, yang dananya berasal dari kemenangan perang atas Perancis. Selanjutnya gedung ini mengalami renovasi hingga akhirnya selesai pada tahun 1999Readmore..
Berliner Dom
Berlin Cathedral, atau biasa dikenal dengan nama Berliner Dom adalah gereja Kristen Protestan terbesar di Berlin. Bangunan ini mulai dibangun pada tahun 1465, namun baru benar-benar selesai dibangun 440 tahun kemudian. Saat perang dunia kedua berlangsung, gereja ini sempat mengalami kerusakan parah. Namun pada tahun 1993, Berlin Cathedral kembali diperbaiki. Readmore...
Allianz Arena
Allianz Arena adalah stadion terbesar ketiga di Jerman, tempat pertandingan kandang klub terbesar Jerman, dibangun dengan biaya trilyunan rupiah. Terletak cukup jauh dari pusat kota Munich, di pinggiran sebelah utara, stadion berkapasitas sekitar 71 ribu orang itu dijuluki "Schlauchboot" oleh orang Jerman, karena bentuknya menyerupai perahu karet yang bisa dipompa dengan gas. Readmore...
Masjid Cologne
Masjid Cologne menjadi masjid terbesar di Jerman yang dibangun di atas lahan seluas 16.500 meter persegi dan dapat menampung lebih dari 1.200 orang. Dibangun oleh Federasi Asosiasi Islam Turki di Jerman (DITIB), yang memutuskan untuk membangun sebuah masjid utama di negara Jerman. Masjid ini dua menara besar yang mempunyai ketinggian lebih dari 50 meter. Readmore...
glückliches neues Jahr 2014
Selamat tahun baru 2014, semoga tahun ini lebih baik dari tahun kemarin. Readmore...
Mencari Kerja di Jerman
Kekurangan Tenaga Kerja Berpendidikan
Umat Beragama (Jerman)
Kehidupan agama di Jerman ditandai oleh
pluralitas yang meningkat dan arus sekularisasi yang bertambah kuat.
Sekitar dua pertiga penduduk Jerman beragama Kristen sebagai anggota
Gereja Katolik atau Gereja Protestan. Struktur organisasi kedua gereja
besar itu terdiri dari keuskupan Katolik dan Konferensi Waligereja
Jerman, serta gereja regional dan Gereja Kristen Protestan di Jerman -
EKD. Kedua gereja bekerja sama dengan lebih dari 20 gereja dan komunitas
Kristen lain dalam Kelompok Kerja Gereja-Gereja Kristen - ACK. Gereja
Katolik di Jerman dengan sekitar 26 juta anggota umat dalam 12.000
paroki merupakan bagian dari Gereja Katolik Roma sedunia yang dipimpin
oleh paus. Sidang konklave tahun 2005 memilih Joseph Kardinal Ratzinger,
seorang Jerman, untuk menjadi paus. Dengan dipilihnya Paus Benediktus
XVI itu, untuk pertama kali sejak 482 tahun pilihan konklave jatuh pada
seorang Jerman. Gereja Kristen Protestan di Jerman (EKD) merupakan
korporasi dari ke-22 Gereja Regional (Landeskirche) yang independen dan
yang masing-masing beraliran Lutheran, Direformasi, atau Bersatu. Dengan
sekitar 25 juta anggota umat dalam kurang lebih 16.000 jemaat, EKD
mencakup mayoritas umat Kristen Protestan.Pada tahun 1920 sekitar 530.000 penduduk Jeman beragama Yahudi. Setelah terjadinya genosida alias holocaust, hanya beberapa ribu warga Yahudi yang masih tinggal di Jerman. Melalui arus imigrasi dari negera-negara eks Uni Sovyet sejak tahun 1990-an, umat Yahudi bertambah cukup banyak. Kini terdapat sekitar 106.000 anggota umat dalam lebih dari 100 jemaat; spektrumnya dari jemaat ortodoks, pembaruan, sampai yang liberal. Kedudukan agama Islam telah bertambah penting berkat imigrasi. Jumlah penganutnya di Jerman diperkirakan mencapai 4 juta jiwa yang berasal dari kurang lebih 50 negara. Di banyak kota telah terbentuk jemaah Islam. Umatnya berkumpul di 2.600 masjid dan pusat pertemuan.
Di Jerman tidak ada gereja negara. Dasar hubungan antara negara dan agama ialah kebebasan agama dan ibadat yang terjamin oleh konstitusi, pemisahan antara negara dan gereja dalam arti kata netralitas pihak negara dalam urusan agama, dan hak menentukan sendiri dari badan keagamaan. Negara dan gereja atau korporasi agama bekerja sama atas dasar kemitraan. Negara umpamanya turut membiayai taman kanak-kanak atau sekolah yang diselenggarakan oleh badan keagamaan. Gereja-gereja menarik pajak gereja yang dipungut oleh negara untuk membiayai pelayanan sosial. Konstitusi Jerman menjamin diadakannya pelajaran agama Kristen Katolik dan Protestan di sekolah sebagai mata pelajaran reguler (dengan pembatasan di Bremen dan Berlin). Diadakan juga uji coba pendidikan agama Islam di beberapa negara bagian yang mempunyai jumlah siswa-siswi beragama Islam yang cukup signifikan. Melalui Konferensi Islam Jerman (sejak 2006) terbentuk forum untuk dialog berstruktur antara negara, sejumlah himpunan Islam dan mayoritas kaum Muslim di Jerman yang tidak menjadi anggota organisasi.
Penduduk (Jerman)
Meningkatnya usia harapan hidup, lebih-lebih lagi angka kelahiran yang rendah menyebabkan kecenderungan ketiga: Bagian orang muda dalam jumlah penduduk seluruhnya menurun, sedangkan bagian orang lanjut usia meningkat. Pada awal tahun 90-an, untuk setiap orang berusia 60 tahun ke atas terdapat hampir tiga orang dalam usia kerja aktif. Pada awal abad ke-21, rasio itu hanya 1 banding 2,2. Menurut prakiraan, dalam dasawarsa yang akan datang rasio itu akan turun lagi sampai di bawah 1 banding 2. Penuaan masyarakat termasuk tantangan terbesar di bidang politik sosial dan keluarga. Oleh sebab itu, asuransi purnakarya pun dirombak: Pola pembiayaan tradisional yang dikenal sebagai “perjanjian antargenerasi” makin lama makin tidak terjangkau lagi dan dilengkapi dengan dana persiapan hari tua yang dibiayai secara perorangan. Di samping itu digiatkan pelaksanaan tindakan di bidang politik keluarga yang dapat memacu kenaikan angka kelahiran.
Keluarga Sebagai Lembaga Kemasyarakatan Penting (JERMAN)
Namun anggapan mengenai wujud keluarga, dan juga struktur keluarga itu sendiri telah mengalami perubahan besar berkenaan dengan pergantian sosial. Dahulu dalam keluarga tradisional golongan menengah, pasangan suami-istri yang hidup dalam perkawinan seumur hidup mengasuh beberapa
anak dengan pembagian peran yang tegas: Sang ayah bekerja untuk mencari nafkah, sang ibu mengurus rumah tangga. Pembagian tugas menurut “model pencari nafkah” ini masih tetap berlaku – misalnya di lapisan bawah masyarakat, di kalangan migran, atau untuk waktu terbatas selama anak-anak masih kecil. Namun model bentuk keluarga itu tidak lagi merupakan cara hidup yang diikuti kebanyakan orang.
Bentuk kehidupan bersama kian beragam. Sekarang orang jauh lebih bebas untuk memilih di antara berbagai bentuk keluarga, atau untuk hidup tanpa keluarga sama sekali. Perkembangan ini untuk sebagian besar terkait dengan persamaan hak dan dengan peran perempuan yang telah berubah: Kini sekitar 65 persen ibu-ibu bekerja, sedangkan keluarga menjadi lebih kecil. Lebih sering terdapat keluarga dengan anak tunggal daripada keluarga dengan tiga anak atau lebih. Yang terbanyak adalah keluarga dengan dua anak. Semakin sering orang hidup tanpa anak, sebagai pasangan atau sendirian. Pada tahun 2008, setiap perempuan kelima dalam kelompok usia 40-44 tahun tidak mempunyai anak.
Tata Nilai dan Kualifikasi Kaum Muda
Partai-partai Politik
Budaya Orang Jerman
- Dilarang berisik atau berbuat gaduh antara jam 10 malam sampai jam 8 pagi (waktu istirahat), kecuali akhir pekan.
- Membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan dan sesuai jenisnya.
- Jika memiliki TV, Radio atau alat sejenis dan menggunakannya, hendaklah membayar GEZ (Pajak TV-Radio) atau memohon befreiung kepada Sozialamt untuk Student.
- Semua urusan tertulis jelas hitam diatas putih. Dengan Vertrag. Dan baca dengan teliti sebelum menandatangani. Semua pasti tertera disana, hanya saja biasanya orang Indonesia tidak mau ambil pusing soal itu.
- Menyebrang jalan sembarangan atau ketika lampu belum hijau, jika ketahuan didenda 20 euro.
- Tidak memiliki fahrkarte (tiket) dan naik kendaraan umum (Trem, Bus, U Bahn, S Bahn, Zug) jika ketahuan akan didenda 40 euro.
- Kita harus aktiv mencari Informasi, kadang fasilitas yang menguntungkan tidak diumumkan. Kita sendiri yang harus cari tahu.
- Tawarkan Guten Apetit kepada yang lain di sekitar Anda sebelum Anda memulai makan! sebagai tanda penghormatan anda pada orang lain di meja makan!. Selalu ucapkan “Prost” bukannya “cheers” ketika Anda akan minuman!
- Kedua tangan Anda harus ada di sana di atas meja saat Anda makan. Jangan letakkan tangan kiri di pangkuan Anda saat Anda sedang makan.
- Lepaskan sepatu di luar ketika Anda memasuki rumah seorang kenalan Jerman dan juga membawa sebotol anggur dan seikat bunga untuk menyenangkan tuan rumah. Namun, Lakukan secara hati-hati/ perlahan ketika anda membuka bungkusan bunga sebelum anda menghadiahkannya kepada tuan rumah.
- Alamat orang tua dengan menambahkan sebuah “Sie” sebelum nama dan jika Anda panggil anak-anak, memanggilnya “du”.
- Jerman dikenal dengan rasa ketepatan waktu yang ketat. Selalu berada pada waktu yang dijanjikan!
- Berjabat tangan adalah cara Jerman menyapa satu sama lain. Hal yang sangat penting untuk berjabat tangan dengan masing-masing dan setiap individu dalam kelompok.
- Orang Jerman yang paling sadar lingkungan mereka. Jangan pernah buang sampah ssembarangan
- Jika Anda ingin menelepon seseorang hanya mengangkat tangan dengan telapak menghadap keluar dan jari telunjuk hanya diperpanjang. Melambai atau berteriak dianggap kurang sopan.
- Jangan ragu untuk membisikkan sesuatu rahasia kepada orang yang duduk di samping Anda. Orang Jerman tidak menganggap berbisik menjadi kebiasaan kasar.
Jaminan Sosial di Jerman
Kesejahteraan untuk semua dan keadilan sosial, itulah sasaran yang
dituju Ludwig Erhard, Menteri Federal Urusan Ekonomi pada waktu ekonomi
pasaran berorientasi sosial diterapkan di Jerman pada akhir tahun
1950-an. Tata ekonomi “model Jerman” menjadi kisah sukses, dan dicontoh
banyak negara. Salah satu pilar utama sukses itu ialah sistem jaminan
sosial paripurna. Jaringan sosial di Jerman termasuk yang paling rapat
di dunia: 26,7 persen pendapatan nasional bruto dipergunakan untuk
belanja negara di bidang sosial. Untuk perbandingan, Amerika Serikat
menginvestasikan 15,9 persen di bidang itu, negara anggota OECD
rata-rata 20,5 persen. Di Jerman, sistem lengkap yang mencakup asuransi
kesehatan, purnakarya, kecelakaan, perawatan dan pengangguran melindungi
warga terhadap dampak finansial dari risiko yang dapat mengancam
eksistensi. Jaringan sosial itu juga meliputi tunjangan yang dibiayai
oleh pajak, seperti dana pengimbang untuk keluarga (tunjangan anak,
potongan pajak) atau tunjangan yang menutup pengeluaran untuk kebutuhan
pokok purnakaryawan atau orang cacat tetap. Menurut pengertian yang
berlaku, Jerman adalah negara sosial yang memprioritaskan jaminan sosial
bagi semua warganya.Fakta unik kehidupan di Jerman
sumber : Inventions
Masyarakat Modern (Jerman)
Masyakarat Jerman bersifat modern. Kebanyakan orang memiliki pendidikan yang baik, taraf hidup yang tinggi dalam perbandingan internasional, dan ruang gerak yang cukup luas untuk mengatur kehidupan secara individual. Biar begitu, masyarakat Jerman, sama dengan negara industri besar lainnya, kini menghadapi tantangan mengatasi masalah perkembangan demografis, khususnya penuaan masyarakat. Lagi pula dampak pembelahan Jerman di bidang kemasyarakatan belum diatasi sepenuhnya dua puluh tahun setelah terjadinya reunifikasi. Dalam rangka globalisasi, Jerman melangkah juga ke arah masyarakat imigrasi modern dengan kemajemukan etnobudaya yang terus meningkat, sambil menggiatkan upaya untuk mengintegrasikan kaum migran ke dalam mayarakat inti secara wajar. Perubahan sosioekonomis yang berlangsung selama beberapa tahun terakhir ini – dengan dipercepat oleh akibat krisis ekonomi dan keuangan global – telah menimbulkan keadaan penuh risiko sosial dan mengakibatkan kecenderungan diversifikasi masyarakat menurut kondisi hidup di bidang ekonomi. Laporan terakhir Pemerintah Federal mengenai kemiskinan dan kekayaaan mengungkapkan, bahwa setiap warga Jerman keempat dianggap sebagai miskin atau harus dipelihara dari kemiskinan melalui pemberian negara. Menurut definisi UE, rumah tangga termasuk kategori “miskin”, kalau pendapatannya berjumlah kurang dari 60 persen pendapatan menengah. Untuk orang lajang, pendapatan menengah kini berjumlah sekitar 780 Ero per bulan.